Tempat Ibadah di Sukabumi Ini Dibangun dengan Arsitektur Keren

- 23 November 2019, 04:46 WIB
Masjid Agung Sukabumi.*/DOK PR /

SUKABUMI, (PR).- Sukabumi tidak hanya mempunyai keindahan alam saja, atau kuliner yang cukup dikenal di Jawa Barat. Kota ini memiliki bangunan haritage peninggalan era kolonial, yang bentuk arsitekturnya keren. Berikut beberapa bangunan ibadah dengan arsitektur memukau yang sudah tercatat di Dinas Pendidikan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sukabumi.

1. Vihara Nam Hai Kwan Im Pu Sa (Dewi Kwan Im)

Mempunyai letak yang nyentrik membuat Vihara Dewi Kwan Im mirip dengan vihara-vihara yang berada di Thailand karena berada di atas bukit dan langsung menghadap ke pesisir pantai.

Vihara yang beralamat lengkap di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat, mempunyai bangunan yang unik. Di pintu masuk kalian akan disapa oleh naga berkepala tujuh, kemudian kalian badannya yang panjang akan menggiring anda ke atas untuk menaiki anak tangga. Terdapat patung yang cukpup besar pada gereja ini, dan disediakan kamar penginapan yang disewakan.

Kendati vihara merupakan rumah ibadah agama Buddha, di tempat ini terdapat bangunan mushola yang dapat digunakan oleh umat Islam untuk beribadah. Pada puncak vihara Dewi Kwan In nantinya terdapat bangunan altar yang berisikan patung seperti patung Sunggogokong dan sebagainya.

loading...

Ketika menaiki tangga lagi, anda dapat menilik Pendopo Eyang Prabu Siliwangi, tepat di sebelah kanan naik ke Pendopo Nyi Roro Kidul. Vihara ini tidak memungut biaya apapun, anda hanya harus mengeluarkan biaya parkir saja.

Kasepuhan Ciptagelar yang Teguh Pertahankan Tradisi

2. Masjid Agung Sukabumi

Rumah ibadah ini merupakan masjid tertua dan terbesar di Sukabumi serta menjadi saksi bisu warga Sukabumi melawan penjajah. Dahulu, tempat ini dijadikan markas untuk merumuskan strategi perang. Masjid Agung diperkirakan berdiri mulai abad ke-19, awalnya didirikan di tanah wakaf milik warga bernama Ahmad Juwaeni. Terhitung sudah sebanyak 6 kali masjid ini direnovasi, sehingga terjadi perubahan bentuk yang signifikan.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Pikiran Rakyat Media Network

X