Selasa, 25 Februari 2020

Kasepuhan Ciptagelar yang Teguh Pertahankan Tradisi

- 23 November 2019, 04:41 WIB
Tradisi Ciptagelar.*/ISTIMEWA

SUKABUMI, (PR).- Di kabupaten Sukabumi terdapat sebuah kampung adat yakni, Kasepuhan Ciptagelar. Ciri khas dari kampung ini adalah masih memegang teguh adat istiadat para leluhurnya yang sudah berusia ratusan tahun. Berdasarkan data yang diperoleh, warga yang tinggal di Kasepuhan Ciptagelar berjumlah 15.795 jiwa atau 3.833 KK.

Walaupun seiring pesatnya perkembangan teknologi, masyarakat Ciptagelar mampu mempertahankan taradisinya hingga sekarang. Berbeda dengan daerah kampung adat lain yang menolak kedatangan teknologi, di Ciptagelar tidak menampik adanya sebuah teknologi baru. Mereka memiliki stasiun TV sendiri yang dijuluki “Ciga TV”.

Kasepuhan Ciptagelar sangat menjunjung tinggi alam, karena dianggap sebagai penyeimbang keberadaan manusia. Terutama pengelolahan hutan yang berada di sekitar pemukiman, salah satunya, pertanian.

Miliki Pesona Indah, 4 Wisata di Sukabumi Ini Wajib Dikunjungi

Pertanian yang digarap di kampung ini adalah padi, ada 120 jenis padi yang terdapat di Ciptagelar, dan mempunyai 8000 lumbung padi. Dengan jumlah lumbung sebanyak itu dapat memenuhi kebutuhan pangan 30.000 warga Ciptagelar hingga 3 tahun mendatang.

Bukan hanya tradisi pertanian saja yang dipertahankan di sini, menanak nasi dengan cara tradisional pun dipegang teguh di Kasepuhan Ciptagelar. Yaitu memasak dengan tempat yang terbuat dari anyaman bambu berbentuk kerucut, yang disimpan diatas wajan dan dimasak dengan api yang dihasilkan tungku berbahan kayu bakar.

Selain itu bangunan yang berada di Kasepuhan Ciptagelar bernuansa alam, semua bangunan terbuat dari kayu atau bambu dan beratap ijuk. Secara teritorial daerah terletak diantara tiga kabupaten yaitu, Bogor, Lebak Banten, dan Sukabumi.*** (Alvin Aditya/JT)


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X